Minggu, 08 April 2012

Pernapasan Echinoderma - asteroidea, ophiuroidea, echinoidea, crinoidea, holothuroidea


TUGAS FISIOLOGI HEWAN AIR
“SISTEM PERNAPASAN ECHINODERMATA”

OLEH :
KELOMPOK II
CYECILIA PICAL (2009 – 63 – 028)
LAILA DWITARI TUASIKAL (2009 – 63 – 029)
VINI LANITH (2009 – 63 - 001)
MARDIYATI YOMANOKUAN (2006 – 63 - )
JANTO G SIAHAYA (2009 – 63 - 016)
JERRY AMAHORU (2009 – 63 - 053)

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS PATTIMURA
AMBON
2011

Pernapasan Echinodermata
Echinodermata berasal dari bahasa Yunani antaral lain Echinus yang  berarti landak dan  derma yang berarti kulit. Jadi echinodermata berarti hewan berkulit duri (spiny skin). Secara umum memiliki ciri yang menonjol yakni radial simetri yang pentamerous serta memiliki skeleton internal (ossicles berkapur atau spicula).
Pernapasan echinodermata sangat bervariasi yakni dengan menggunakan insang kulit (skin gill, dermal branchia, atau papula), kaki tabung, dan respiratory tree (pohon pernapasan). Sistem pernapasan pada 5 kelas utama echinodermata antra lain sebagai berikut:
1.      Kelas Asteroidea, yang melakukan pernapasan dengan menggunakan dermal branchia atau insang kulit.
2.      Kelas Ophiuroidea, pertukaran udara dan ekskresi terjadi pada kantong yang disebut bursae.
3.      Kelas Echinoidea, bernapas dengan insang dan kaki tabung (tube feet)
4.      Kelas Crinoidea, bernapas dengan menggunakan permukaan kulit
5.      Kelas Holoturoidea, bernapas dengan menggunakan pohon pernapasan
A.    Kelas Asteroidea
                                Asteroidea bernapas dengan menggunakan dermal branchia atau papula atau insang kulit yang tersebar pada permukaan aboral dan juga disekitar tube feet. Organ respirasi ini memiliki struktur yang tipis, halus, dan menyatu dengan selom. Oksigen terlarut dalam air akan meresap melalui selaput kaki ambulakral, kemudian terdifusi pada permukaan kulit oleh papula lewat gelembung-gelembung insang dan masuk ke selom. Setelah itu selom akan mendistribusi oksigen ke seluruh jaringan tubuh dan mengeluarkan karbondioksida. Karbondioksida juga akan keluar melalui dorongan dinding tubuh atau yang sering disebut papula. Di dalam papula terdapat peritoneum bersilia yang mengakibatkan adanya 2 (dua) saluran sehingga terdapat saluran untuk masuk cairan yang mengandung oksigen dan juga saluran keluarnya karbondioksida
Papulae (dermal branchiae) memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
-     Permukaannya halus (seperti duri lunak)
-     berukuran sangat kecil
-     Berbentuk tonjolan seperti kerucut
-     Juga menyerupai jari-jari
-     Berdinding tipis
         Contoh Spesies :
                           Acantaster planci                                                        Luidia clathrata
                                                                                 Asterina sp

B.    Kelas Ophiuroidea
                                Pada echinodermata kelas ophiuroidea, pertukaran udara dan ekskresi terjadi pada kantong yang disebut bursae.. Pernapasan dilakukan oleh 5 pasang kantong kecil yang bercelah di sekitar mulut, alat ini berhubungan dengan saluran alat reproduksi (gonad). Umumnya ada 10 bursae. Bursae yang terdapat pada Ophiuroidea masing-masing memiliki dua celah (lubang) yang terbagi menjadi bursae inhalant dan bursae exhalant. Meskipun demikian terdapat pula beberapa spesies yang hanya memiliki satu celah yang panjang di samping pangkal lengan.
                                Setiap kantong bursae dilapisi dengan epidermis bersilia. Silia ini akan mengakibatkan pergerakan air yang masuk melalui inhalant bursal silt. Bursae merupakan saluran pernapasan yang berada di permukaan yang menyerap oksigen dan kemudian diteruskan ke coelom perivisceral. Letak coelom perivisceral mengelilingi bursae tersebut. Air kemudian akan keluar melalui bursae exhalant.
Contoh spesies :
                   Ophiomastix variabilis                  Ophiarthrum elegans              Ophioplocus imbricatus

C.     Kelas Echinoidea
                                Organisme yang tergolong kelas echinoidea ada yang bernapas dengan insang namun ada pula yang  bernapas dengan melakukan modifikasi podia pada permukaan aboral atau yang biasanya dikenal dengan istilah kaki tabung (tube feet).  Organisme yang bernapas dengan insang tergolong dalam echinoidea regular. Pada umumnya memiliki 5 pasang insang. Contohnya adalah golongan bulu babi.
                                Echinoidea yang bernapas dengan tube feet tergolong dalam echinoidea irregular. Contohnya seperti sand dollars. Pada proses pernapasan seperti ini, podia petaloid yang biasanya berfungsi dalam membantu pergerakkan kemudian berubah fungsi menjadi organ respirasi. Kaki tabung akan berhubungan dengan petalloids dan membentuk suatu sistem pernapasan. Kaki tabung akan mendorong air sehingga terjadi pertukaran gas yang berlawanan arah dengan sistem vaskular air. Kaki tabung pernafasan bentuknya panjang, rendah, flat (datar) yang terletak pada alur konjugasi membentang dari satu pori ke pori yang lain. tabung memanjang jauh dari permukaan tubuh dan dilengkapi dengan bulu atau rambut yang teratur.
                        Gambar Tube Feet                                          Gambar Struktur tubuh Echinoidea
         Contoh Spesies :
                            Diadema setosum                                               Echinarachnius Parma
D.     Kelas Crinoidea
                                Kelas Crinoidea biasanya dikenal dengan lili laut. Organisme ini bernapas dengan menggunakan permukaan kulit. Crinoidea memanfaatkan tentakel-tentakel pada permukaan kulitnya untuk proses pertukaran gas. Dimana akan terjadi pertukaran antara oksigen dan karbondioksida.
         Contoh spesies :
                                Antedon sp                                                   Oxycomantus bennetti

E.      Kelas Holothuroidea
                                Organisme yang tergolong kelas holothuroidea bernapas dengan menggunakan kaki tabung, dinding tubuh, dan pohon pernapasan (respiratory trees). Teripang merupakan salah satu contoh organisme dari kelas Holothuroidea. Semua jenis Holothuroids menggunakan setidaknya salah satu dari organ-organ ini untuk bernafas
                                Evaginasi internal dari dinding usus posterior membentuk pohon pernapasan (respiratory trees) yang berfungsi sebagai organ pertukaran gas. Pohon pernapasan yang berbentuk seperti cabang-cabang terletak di dekat usus dan anus. Biasanya air dipompa ke anus agar terjadi pertukaran gas. Pohon pernapasan adalah bagian yang unik dari teripang dan tidak ditemukan dalam echinodermata lainnya. Tetapi pohon pernapasan memungkinkan teripang mendapatkan oksigen melalui anus mereka. organisme tidak hanya mengeluarkan limbah dari anus, tapi memperluas dinding otot tubuh dengan irama yang lambat, yang akan mengakibatkan gaya tarik dan mengeluarkan air. Tarikan terhadap air ini akan mengakibatkan penyerapan oksigen, sebaliknya, saat dikeluarkan karbondioksida akan ikut terbuang.
Contoh Spesies :
                             Holothuria scabra                                              Stichopus hermanni
SUMBER :




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

SHARE IT !