Rabu, 06 Juni 2012

Data Produksi Perikanan Budidaya Indonesia Tahun 2003 – Tahun 2009


Tugas Dasar – Dasar Akuakultur
Data Produksi Perikanan Budidaya Indonesia
Tahun 2003 – Tahun 2009


Disusun oleh :

CYECILIA PICAL
2009 – 63 – 028
MSP

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS PATTIMURA
AMBON
2010


Data Produksi Perikanan Indonesia dari Tahun 2003-2009

a.   Produksi Total Perikanan Indonesia
      Data Produksi total perikanan merupakan data akumulasi dari produksi Perikanan Tangkap (Capture Fisheries) dan Perikanan Budidaya (Aquaculture Fisheries). Datanya dapat dilihat pada tabel berikut ini.

      Tabel Produksi Total Perikanan Indonesia dari tahun 2003 – 2009
Tahun
Produksi Total
Perikanan
2003
5.916.000 ton
2004
6.120.000 ton
2005
6.869.543 ton
2006
7.488.708 ton
2007
8.238.302 ton
2008
9.051.528 ton
2009*)
10.065.120 ton
      *) Angka Sementara

                        Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa produksi perikanan Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

  
b.   Produksi Perikanan Budidaya Indonesia
      Data produksi perikanan budidaya merupakan total akumulasi dari data tiap unit comodity yakni dari Budidaya laut (Marine Culture), Tambak (Brackishwater Pond), Kolam (Freshwater Pond), Karamba (Cage), Jaring apung (Floating Cage Net), Sawah (Paddy  field).

Selengkapnya dapat di-DOWNLOAD



Komoditi Akuakultur Dunia


Komoditi Akuakultur Dunia
CYECILIA PICAL
MSP-FPIK UNPATTI-AMBON-2010

No.
Famili
Spesies
Nama Umum
Nama Indonesia
1.
Oreochromis niloticus
Tilapia
Ikan Nila


2.


Thunnus albacares
Yellowfin Tuna
Tuna sirip kuning.
Thunnus atlanticus
blackfin Tuna
Thunnus maccoyii
Bluefin Tuna
Katsuwonus pelamis
Skipjack Tuna


3.


 

Cheilinus undulates

 

 

Napoleon Wrasse, Humphead Wrasse, Napoleon Fish

Ikan Napoleon

4.

Cyprinus carpio

Goldfish

Ikan Mas


5.

Pangasius hypophthalmus

Siamese shark, Sutchi catfish, atau Pangasius.

Ikan Patin

6.

Trachinotus blochii

Silver  Pompano

Ikan Bawal

7.
Rachycentridae

Rachycentron canadum

Black kingfish, Black salmon, Ling, Lemonfish, Crabeaters, Aruan tasek

Ikan cobia



 Lanjutan....

No.
Famili
Spesies
Nama Umum
Nama Indonesia
8.

Penaeus monodon

Giant tiger prawn, Jumbo tiger prawn, Black tiger prawn, Leader prawn, Sugpo, dan
Grass prawn

Udang windu

Panaeus japonicus

white shrimps

Udang putih

9.

Panulirus homarus

Scalloped spiny lobster

Udang barong

10.
Stichopodidae

Holothuria scrabra

sea cucumber

Teripang

11.

Anadara granosa

cockle

Kerang dara

12.
Mytilidae

Perna viridis

Asian Green Mussel, Green-Lipped Mussel

Kerang hijau

13.
Trionichydae

Trionyx cartilageneus

The black rafed soft shell

Kuya, Bulus, Labi-labi, kura-kura air tawar

14.
Solieracea

Euchema cottonii

Sea weed (cottonii)

Rumput Laut Merah

15.
Portunidae

Scylla paramamosain

Green mud crab

Kepiting Bakau

Scylla serrata

Green mud crab

Kepiting Bakau







Sumber :










Karakteristik Divisi Phaeophyta-Ordo Chordariales


“Divisi Phaeophyta , Ordo Chordariales”

Oleh:

CYECILIA PICAL
2009 – 63 – 028
MSP


FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS PATTIMURA
AMBON
2010


DIVISI PHAEOPHYTA, ORDO CHORDARIALES

I.    KARAKTERISTIK UMUM

                 Chordariales berada dalam divisi Phaeophyta (alga cokelat) sehingga mengandung dominan fukosantin yang memberi warna cokelat yang mampu menutupi pigmen klorofil lainnya. Yang menjadi karakteristik umum dari ordo Chordariales adalah, golongan Thallus ini berbentuk seperti serabut. Seperti golongan thallus lainnya, chordariales belum memiliki akar, batang, dan daun yang sempurna.

II.   CIRI-CIRI ANATOMI DAN MORFOLOGI
      a.   Ciri-ciri anatomi Chordariales

              Sebagian besar spesies pada Chordariales memiliki sporafitik yang biasanya berfungsi dalam pembentukan jaringan parenkim atau jaringan dasar.

Selengkapnya dapat didownload Karakteristik umum, ciri anatomi & morfologi, sistem reproduksi, distribusi penyebaran di Indonesia, tipe substrat hidup, taksonomi lengkap, contoh gambar : Divisi Phaeophyta, Ordo Cordariales

Sistem Reproduksi Divisi Cryptophyta


TUGAS
TUMBUHAN AIR

MAKALAH

“SISTEM REPRODUKSI DIVISI CRYPTOPHYTA”
 By Stephani M Ayhuwan dkk
MSP-FPIK-UNPATTI-2010




A.          LATAR BELAKANG
           
            Plankton merupakan organisme yang berukuran kecil yang hidup di kolom air dan pergerakannya mengikuti pergerakan massa  air. Berdasarkan cara memperoleh makannya plankto terbagi atas :fitoplankton dan zooplankton.  Di dalam Fitoplankton terdapat beberapa divisi yang salah satunya Divisi CRYPTOPHYTA.
            Cryptophyta adalah kelompok uniseluler yang unik. Kelompok ini merupakan organisme eukariotik, yang memiliki kerongkongan. Semua spesies kelompok ini memiliki flagel, bersifat motil, dan memiliki satu atau dua kloroplast serta memiliki chlorophyl a dan c, phycocyanin dan phycoeretrin serta beberapa carotenoid yang memberikan warna kecokelatan pada tubuh mereka. Dapat melakukan fotosintesa ataupun bertahan hidup menggunakan bakteri. Pada umumnya tidak digunakan sebagai pakan pada lingkungan budidaya, namun demikian populasi di alam merupakan makanan bagi rotifer, kerang, tiram, dan larva udang.
            Dalam makalah ini akan dibahas system reproduksi dari Divisi Cryptophyta. System reproduksi ini mencakup seksual dan aseksual. Banyak tidaknya keturunan yang dihasilkan bergantung pada kondisi perairan. Jika perairan kaya nutrient maka terjadi peningkatan jumlah. Bahkan dapat terjadi Bloming Algae.

B.           TUJUAN
         Pembuatan makalah ini bertujuan untuk :
1.      Memenuhi nilai mata kuliah Tumbuhan Air
2.      Mengenal system reproduksi pada Divisi Cryptophyta.


BAB II
PEMBAHASAN


SISTEM REPRODUKSI DIVISI CRYPTOPHYTA

Sisitem reproduksi cryptophyta terbagi atas dua tahap yaitu :
  1. Reproduksi Aseksual
  2. Reproduksi Seksual
Selengkapnya dapat didownload : REPRODUKSI CRYPTOPHYTA