Rabu, 06 Juni 2012

Komoditi Akuakultur Dunia


Komoditi Akuakultur Dunia
CYECILIA PICAL
MSP-FPIK UNPATTI-AMBON-2010

No.
Famili
Spesies
Nama Umum
Nama Indonesia
1.
Oreochromis niloticus
Tilapia
Ikan Nila


2.


Thunnus albacares
Yellowfin Tuna
Tuna sirip kuning.
Thunnus atlanticus
blackfin Tuna
Thunnus maccoyii
Bluefin Tuna
Katsuwonus pelamis
Skipjack Tuna


3.


 

Cheilinus undulates

 

 

Napoleon Wrasse, Humphead Wrasse, Napoleon Fish

Ikan Napoleon

4.

Cyprinus carpio

Goldfish

Ikan Mas


5.

Pangasius hypophthalmus

Siamese shark, Sutchi catfish, atau Pangasius.

Ikan Patin

6.

Trachinotus blochii

Silver  Pompano

Ikan Bawal

7.
Rachycentridae

Rachycentron canadum

Black kingfish, Black salmon, Ling, Lemonfish, Crabeaters, Aruan tasek

Ikan cobia



 Lanjutan....

No.
Famili
Spesies
Nama Umum
Nama Indonesia
8.

Penaeus monodon

Giant tiger prawn, Jumbo tiger prawn, Black tiger prawn, Leader prawn, Sugpo, dan
Grass prawn

Udang windu

Panaeus japonicus

white shrimps

Udang putih

9.

Panulirus homarus

Scalloped spiny lobster

Udang barong

10.
Stichopodidae

Holothuria scrabra

sea cucumber

Teripang

11.

Anadara granosa

cockle

Kerang dara

12.
Mytilidae

Perna viridis

Asian Green Mussel, Green-Lipped Mussel

Kerang hijau

13.
Trionichydae

Trionyx cartilageneus

The black rafed soft shell

Kuya, Bulus, Labi-labi, kura-kura air tawar

14.
Solieracea

Euchema cottonii

Sea weed (cottonii)

Rumput Laut Merah

15.
Portunidae

Scylla paramamosain

Green mud crab

Kepiting Bakau

Scylla serrata

Green mud crab

Kepiting Bakau







Sumber :










Karakteristik Divisi Phaeophyta-Ordo Chordariales


“Divisi Phaeophyta , Ordo Chordariales”

Oleh:

CYECILIA PICAL
2009 – 63 – 028
MSP


FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS PATTIMURA
AMBON
2010


DIVISI PHAEOPHYTA, ORDO CHORDARIALES

I.    KARAKTERISTIK UMUM

                 Chordariales berada dalam divisi Phaeophyta (alga cokelat) sehingga mengandung dominan fukosantin yang memberi warna cokelat yang mampu menutupi pigmen klorofil lainnya. Yang menjadi karakteristik umum dari ordo Chordariales adalah, golongan Thallus ini berbentuk seperti serabut. Seperti golongan thallus lainnya, chordariales belum memiliki akar, batang, dan daun yang sempurna.

II.   CIRI-CIRI ANATOMI DAN MORFOLOGI
      a.   Ciri-ciri anatomi Chordariales

              Sebagian besar spesies pada Chordariales memiliki sporafitik yang biasanya berfungsi dalam pembentukan jaringan parenkim atau jaringan dasar.

Selengkapnya dapat didownload Karakteristik umum, ciri anatomi & morfologi, sistem reproduksi, distribusi penyebaran di Indonesia, tipe substrat hidup, taksonomi lengkap, contoh gambar : Divisi Phaeophyta, Ordo Cordariales

Sistem Reproduksi Divisi Cryptophyta


TUGAS
TUMBUHAN AIR

MAKALAH

“SISTEM REPRODUKSI DIVISI CRYPTOPHYTA”
 By Stephani M Ayhuwan dkk
MSP-FPIK-UNPATTI-2010




A.          LATAR BELAKANG
           
            Plankton merupakan organisme yang berukuran kecil yang hidup di kolom air dan pergerakannya mengikuti pergerakan massa  air. Berdasarkan cara memperoleh makannya plankto terbagi atas :fitoplankton dan zooplankton.  Di dalam Fitoplankton terdapat beberapa divisi yang salah satunya Divisi CRYPTOPHYTA.
            Cryptophyta adalah kelompok uniseluler yang unik. Kelompok ini merupakan organisme eukariotik, yang memiliki kerongkongan. Semua spesies kelompok ini memiliki flagel, bersifat motil, dan memiliki satu atau dua kloroplast serta memiliki chlorophyl a dan c, phycocyanin dan phycoeretrin serta beberapa carotenoid yang memberikan warna kecokelatan pada tubuh mereka. Dapat melakukan fotosintesa ataupun bertahan hidup menggunakan bakteri. Pada umumnya tidak digunakan sebagai pakan pada lingkungan budidaya, namun demikian populasi di alam merupakan makanan bagi rotifer, kerang, tiram, dan larva udang.
            Dalam makalah ini akan dibahas system reproduksi dari Divisi Cryptophyta. System reproduksi ini mencakup seksual dan aseksual. Banyak tidaknya keturunan yang dihasilkan bergantung pada kondisi perairan. Jika perairan kaya nutrient maka terjadi peningkatan jumlah. Bahkan dapat terjadi Bloming Algae.

B.           TUJUAN
         Pembuatan makalah ini bertujuan untuk :
1.      Memenuhi nilai mata kuliah Tumbuhan Air
2.      Mengenal system reproduksi pada Divisi Cryptophyta.


BAB II
PEMBAHASAN


SISTEM REPRODUKSI DIVISI CRYPTOPHYTA

Sisitem reproduksi cryptophyta terbagi atas dua tahap yaitu :
  1. Reproduksi Aseksual
  2. Reproduksi Seksual
Selengkapnya dapat didownload : REPRODUKSI CRYPTOPHYTA

Kamis, 26 April 2012

Sumberdaya Rajungan Di Indonesia


Sumberdaya Rajungan Di Indonesia
 oleh: 
CYECILIA PICAL
2009 - 63 - 028
MSP
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN 
UNPATTI-AMBON

A.   Jenis-Jenis Rajungan Di Indonesia

     
Rajungan pada umumnya  memiliki bentuk tubuh yang lebih ramping dengan capit yang lebih panjang dan memiliki berbagai warna yang menarik pada karapasnya. Duri akhir pada kedua sisi karapas relatif lebih panjang dan lebih runcing. Rajungan hanya hidup pada lingkungan air laut dan tidak dapat hidup pada kondisi tanpa air. Dengan melihat warna dari karapas dan jumlah duri pada karapasnya, maka dengan mudah dapat dibedakan dengan kepiting bakau (Kasry, 1996).

                     Di Indonesia terdapat kurang lebih 11 jenis rajungan antara lain :
      1.   Portunus pelagicus,                           7.   Podophthalmus vigil,
      2.   P. sanguinolentus,                             8.   P. sanguinus,
      3.   Thalamita crenata,                            9.   P. trituberculatus,
      4.   Thalamita danae,                              10. P. gladiator,
      5.   Charybdis cruciata,                           11. P. hastatoides.
      6.   Charibdis natator,

                     Rajungan yang paling banyak ditemukan di Indonesia adalah Portunus pelagicus. P. pelagicus termasuk rujangan yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi di Indonesia.

selengkapnya DOWNLOAD : Jenis Rajungan ekonomis penting, penyebaran rajungan di Indonesia, Habitat Rajungan, Potensi Rajungan di Indonesia, Manfaat Rajungan, dan Teknologi pemanfaatan Rajungan.